BERSIH DIRIKU, BERSIH PIKIRANKU
Kamis adalah hari yang dinanti para murid kelas VI SD Al Hikmah Full Day School Surabaya
Kamis adalah hari yang dinanti para murid kelas VI SD Al Hikmah Full Day School Surabaya. Sejak Senin, mereka selalu menanyakan kegiatan life skill untuk hari Kamis yang akan datang. Dari itu bisa dimaknai bahwa mereka penasaran dengan kegiatan yang tidak umum diajarkan di sekolah-sekolah. Sebagaimana kegiatan life skill bertema "Bersih Diri" yang dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Agustus 2016. Mereka diminta membawa alat-alat untuk bersih diri dari rumah. Ada sabun, handuk, sisir, deodorant, dan sikat beserta pasta gigi.
Terkait dengan tema tersebut, guru-guru kelas VI berharap pada mereka agar bisa menjadi pribadi-pribadi yang bersih dan menyukai kebersihan. Tak hanya itu, diusianya yang menuju baligh dan atau yang sudah baligh, perlu kiranya mereka memahami dan menerapkan cara bersuci dari hadats atau najis secara benar menurut Islam.
Dalam kegiatan itu, dihadirkan pula dokter giginya SD Al Hikmah Surabaya, drg. Soetanti. Beliau memeragakan cara membersihkan gigi yang benar dan menjawab setiap pertanyaan murid-murid seputar kesehatan gigi saat sesi dialog interaktif di kelas-kelas.
Sebelum murid-murid “action” membersihkan diri, guru menjelaskan detailnya bersih diri. Mereka dijelaskan alasan-alasan orang harus bersih diri, cara bersih diri yang benar agar bernilai ibadah, dan pentingnya berhati-hati saat bersih diri agar tidak mendapatkan siksa kubur. Dijelaskan pula arah membasuh jalan keluarnya najis agar tidak menimbulkan penyakit. Tak sekadar itu. Mereka juga diberikan gambaran-gambaran tempat bersih diri di tempat-tempat umum dan cara menggunakannya secara aman dan sehat.
Bagaimana pun, di mata guru, murid bagaikan anak sendiri. Guru-guru kelas VI menginginkan mereka dapat menjalankan segala aturan hidup yang benar, termasuk dalam hal bersih diri agar anak didiknya selamat dunia dan akhirat. (nix)
