Energi Khandaq Lecutkan Semangat
Pada tanggal 24 – 25 Februari 2017, siswa kelas VI SD Al Hikmah mengikuti kegiatan Mabit. Kepanjangan dari Mabit adalah Malam Bina Iman dan Takwa
Pada tanggal 24 – 25 Februari 2017, siswa kelas VI SD Al Hikmah mengikuti kegiatan Mabit. Kepanjangan dari Mabit adalah Malam Bina Iman dan Takwa. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu ini bertujuan untuk menambah keimanan dan ketakwaan siswa kepada Allah Swt. Oleh karena itu, kegiatan didesain penuh dengan kegiatan keruhanian. Misalnya khataman Alquran, tausiyah, dan sholat malam.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 16.00 pada hari Jumat, yaitu dengan khataman Alquran bersama-sama di hall. Kelas VI yang terdiri dari enam kelas masing-membaca lima juz secara berurutan. Sehingga dalam waktu satu jam, siswa dengan didampingi guru dapat mengkhatamkan Alquran. Membaca Alquran bersama-sama ini merupakan upaya sekolah untuk membiasakan siswa dalam membaca Alquran setiap hari. Baik itu di sekolah ataupun di rumah. Sesi ini diakhiri dengan mengamini doa khatmul Quran.
Saat berkumandang azan Maghrib, siswa melaksanakan shalat di hall lantai III Gedung Baitus Salam. Dan dilanjutkan dengan makan malam di ruang makan. Meyusul sesi berikutnya shalat Isya berjamaah.
Seusai menjalankan shalat Isya berjamaah, siswa menikmati tausiyah atau siraman ruhani. ini merupakan sesi yang diharapkan mampu meningkatkan kekuatan ruhani siswa. Pada sesi yang diisi oleh Ustad Ahmad Arqom ini, siswa banyak digugah untuk bersyukur dan meningkatkan motivasi berprestasi. Beberapa contoh di dunia nyata ia hadirkan untuk menggugah kesadaran siswa.
“Tahukah kalian, berapa panjang parit yang dibuat oleh Rasululah dan para sahabatnya saat perang Khandaq?” tanyanya ke tengah-tengah siswa. Seorang siswa pun tak ada yang tahu. “Panjangnya 5.544 meter, lebarnya 4,62 meter, dan dalamnya 3,3 meter, anak-anakku sekalian. Dan tahukah kalian, berapa lama mereka membuatnya?” tanyanya lagi. “Hanya dalam waktu 10 hari, anak-anakku...” lanjutnya. Anak-anak pun berdecak kagum. Ternyata tugas seberat itu mampu dituntaskan oleh Rasululah dan sahabat dengan waktu teramat singkat. Ternyata itu semua bersumber pada kekuatan iman. Kekuatan iman itulah yang menjadi pemompa motivasi para sahabat untuk berprestasi melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Kekuatan iman inilah yang melecutkan semangat para sahabat nabi. Dan di penghujung tausiyahnya, Ustad yang kerap tampil mengisi training motivasi ini mengutip sebuah ayat Alquran yang berbunyi, “Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan orang yang berilmu di antara kalian.”
Sekitar pukul 21.00 sesi tausiyah berakhir, siswa diberi kesempatan untuk beristirahat. Lalu sekitar pukul 03.00 dinihari, siswa bersama-sama mengerjakan shalat Tahajjud Witir, selanjutnya shalat Shubuh. Kegiatan Mabit berakhir pukul 07.00 pagi, siswa pulang kembali ke rumah. (FEN)
