Foksi Mengakrabi SD Al Hikmah Surabaya
Tanggal 25-27 April 2016, siswa- siswi kelas VI SD Al Hikmah Surabaya bertarung penuh semangat untuk menguji kesiapannya dalam menghadapi US (Ujian Sekolah) yang sudah di ujung mata. Selama tiga hari itu, mereka dihadapkan pada soal-soal try out yang dibuat oleh Foksi (Forum Komuikasi Sekolah Islam). Hari pertama yang dihadapi adalah soal-soal bahasa Indonesia. Hari ini soal-soal matematika dan besok giliran soal-soal IPA.
Untuk menyiapkan para siswanya menghadapi Ujian Sekolah, setiap tahunnya SD Al Hikmah Surabaya memiliki beberapa program khusus untuk itu. Karenanya, pihak sekolah menyarankan agar siswanya tidak perlu mengikuti tambahan belajar di luar sekolah. Belajar mulai pagi hingga sore sudah cukup menguras energi bagi siswa meski dalam pembelajaran diselingi ice breaker dan anak-anak senang.
Jauh-jauh hari guru kelas VI selalu update mengenai perkembangan kurikulum atau pun mengenai Ujian Sekolah yang akan berlangsung. Beberapa paket soal terkini dibuat dengan menyesuaikan kisi-kisi terbaru untuk latihan siswa. Sekolah juga mengirimkan perwakilan untuk mengikuti bedah kisi-kisi yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan lainnya. Tidak hanya itu. Ada pula program rekomposisi, yaitu sebuah program pemindahan ruang belajar sesuai dengan kemampuan siswa. Harapannya, setiap siswa dapat belajar sesuai dengan kecepatan dan kemampuan pemahaman masing-masing sehingga kejenuhan atau pun ketertinggalan dapat diminimalisasi.
Sekolah yang mengedepankan akhlak ini juga memiliki program Pembimbingan Ruhiyah (PR) untuk kesiapan siswa menghadapi Ujian Sekolah. Setiap siswa dibekali sebuah buku saku yang berisi daftar aktivitas produktif Islami. Mereka dalam tiap sepekan bersepakat dengan pembimbingnya untuk meeting soal itu. Prestasi akademik dicapai dengan melibatkan langsung peran Allah SWT sebagai prestasi.
Mengenai prestasi, siswa- siswi kelas VI dipahamkan para gurunya bahwa nilai bukanlah segalanya. Nilai adalah hadiah. Jangan pernah sekalipun berbuat curang atau menghalalkan segala cara! Kesungguhan dapat membuahkan keberhasilan. Demikian sebaliknya. Upaya mencari ilmu yang benar adalah bukti ketaatan pada-Nya. Sebabnya, bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu pasti berpahala. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan!
Demikian tadi adalah upaya-upaya yang dilakukan pihak sekolah untuk mencetak generasi yang patuh pada Allah SWT, jujur, tangguh, disiplin, dan berwawasan luas.(nix)
