Karyawisata Virtual, Variasi Pembelajaran di SD Al Hikmah Surabaya
Karyawisata Virtual, Variasi Pembelajaran di SD Al Hikmah Surabaya
Pembelajaran jarak jauh tak menutup kesempatan meluaskan wawasan outdoor bersama semua teman dan guru-gurunya. Itulah yang dialami murid-murid kelas VI SD Al Hikmah Full Day School Surabaya hari ini, Selasa (17/11/2020). Meski virtual, mereka serasa hadir di tempat kunjungan karena bisa langsung mendapatkan informasi segala hal terkait tema pada narasumber saat itu juga. Mereka dikenalkan guru-gurunya wisata edukasi yang terkenal di Mojokerto, jajanan khas Kota Majapahit tersebut, dan hortikultura yang ada di Batu.
Pukul 07.00 WIB kegiatan tersebut dimulai, dibuka oleh Ustaz Gatot Bambang Sutrisno, S.T. Dalam pesannya, Wakil Kurikulum tersebut berharap semua murid mendapatkan variasi pembelajaran daring, terampil berwawancara, mampu membuat laporan, dan mendapatkan wawasan baru dari kunjungan virtual.
Beberapa guru tersebar di beberapa titik sebagai pemandunya. Kali pertama yang menjadi tujuan pembelajaran adalah industri rumah tangga, onde-onde Bo Liem. Ustaz Efendi selaku pemandu di titik tersebut, berdialog dengan murid-muridnya melalui zoom meeting, melayani berbagai pertanyaan murid-murid untuk ditujukan pada narasumber. Ada yang menanyakan bahan dasar, proses pembuatan, pemasaran, hingga hal-hal yang merugikan.
Tujuan kedua, mereka diajak berwisata virtual ke Museum Trowulan, Candi Tikus dan Bajang Ratu. Secara detail, Ustaz Riduan menceritakan situs peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut. Serasa kembali pada masa lalu. Bagaimana
asal usul nama Candi Tikus, bagaimana akhir hidup rajanya, artefak masa itu yang ada di museum dizoom dan dijelaskan pada murid-muridnya. Antusias sekali murid-muridnya. “Apa itu, Ustaz? Aku penasaran,” sela Mirza kelas VI-B saat kamera diarahkan pada salah satu arca besar dalam museum yang ada di Desa Trowulan tersebut. Setelah dirasa semua tersampaikan dan tak ada lagi pertanyaan murid, semua dipersilakan pemandu acara untuk istirahat 15 menit agar pandangan terjeda dari layar monitor, bisa sekadar minum, menikmati kudapan, atau berkesempatan salat duha, dsb.
Sebelum acara diakhiri, masih ada satu tujuan pembelajaran lagi, yaitu mengenal lebih dalam hortikultura di SMP Al Hikmah Boarding School Batu Malang. Mereka dipandu 3 murid SMP tersebut dengan seorang gurunya. Ada presentasi hidroponik kangkung, gambaran umum pembelajaran di sekolah tersebut, dan berbagai budidaya buah dan sayurnya.
Tepat pukul 11.30 WIB semua pembelajaran outdoor diakhiri dengan doa yang dipimpin Ustazah Dewi Lutfiana. Pesan guru-gurunya sebelum berpisah adalah mengikat semua ilmu yang didapat hari ini dengan cara mengisi LKS secara lengkap dan membuat laporan dalam ruang e-Learning yang sudah disiapkan. Selain itu, ada pesan bersegera salat dan istirahat agar tetap sehat. -NS-
