Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya
Login | Hubungi kami (031) 8299094

MABIT, MEMUPUK KEIMANAN DAN KETAKWAAN

Program kegiatan kelas 6 Malam Bina Iman dan Taqwa

MABIT, MEMUPUK KEIMANAN DAN KETAKWAAN

Keimanan dan ketakwaan seseorang kadang naik, kadang turun. Sebab itulah, konsistensi pemeliharaan keduanya sangat diperlukan. Sebagai sekolah Islam, di SD Al Hikmah Full Day School Surabaya ada desain kegiatan untuk itu setiap tahunnya dengan sasaran murid-murid kelas VI. 
Kegiatan yang dimaksudkan adalah Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) dan dilangsungkan pada hari Kamis-Jumat (30-31/ 01). Kali ini tema yang diusung adalah “Peningkatan Daya Juang Sebagai Wujud Cinta Kasih Kepada Kedua Orang Tua”. Sejumlah 189 murid kelas VI mengikuti acara tersebut di sekolah. 
Awal kegiatan diisi pembacaan Alma’tsurat dan mengkhatamkan Alquran 30 juz usai jamaah ashar. Tiba pukul 19.30 WIB pemberian materi inti oleh Ustaz Kasuwi , mativator dari Tim Penjamin Mutu Bidang Akhlak YLPIH (Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al Hikmah). Sesi ini sangat menarik, sang Motivator mengawalinya dengan pantomim, dalam sekejap peserta Mabit terfokus. Rupanya, pantomim tersebut tak sekadar untuk menarik konsentrasi peserta, tetapi juga untuk menyampaikan tujuan bahwa memahami orang yang memiliki keterbatasan itu tak mudah meski orang yang memahami dalam kondisi lebih sempurna. Bermula dari itu, motivator menegaskan jika keterbatasan tersebut dikelola dengan baik dan sungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa, sebagaimana video inspirasi yang juga ditampilkan. Di tengah sesi tersebut, peserta juga diajak berkreasi dr mainan malam. Mereka membuat aneka benda sesuka hati. Ada pesan yang disampaikan motivator, “Sebagai orang Islam sepatutnya bisa belajar dari malam, yang bisa dibentuk menjadi sesuatu yang baik, yang indah. Jangan seperti batu,

yang sulit dibentuk.” Harapan dari sesi inti tersebut, peserta Mabit termotivasi untuk bangkit, untuk bisa melahirkan semangat beribadah, berjuang dalam kebaikan, juga berjuang menghadapi ujian-ujian yang pasti akan dilalui di kelas VI.
Tepat Pukul 10.00 WIB, mereka diberi waktu istirahat, tidur. Tiba giliran tahajud, mereka dibangunkan pukul 03.20 WIB. Mereka bersama guru-gurunya salat tahajud dan salat witir berjamaah. Sengaja dipilih waktu mendekati subuh untuk berzikir. Usai jamaah subuh, Ustaz M. Sholihin memberikan ceramah bertema “Pentingnya Bersyukur”. Tema yang cukup menarik. Tak kurang beliau menyampaikan pentingnya mensyukuri keadaan saat ini, yang masih diberikan Allah SWT kesempatan hidup. Beliau juga menceritakan kisah nyata bagaimana salah seorang muridnya yang tak berkesempatan salat subuh karena Allah SWT telah memanggilnya.
Akhir dari semua kegiatan tersebut, ada refleksi oleh Ustazah Yani, Tim Bimbingan Konseling. Beliau mengurai materi Mabit yang sudah didapat peserta dan menguatkannya. Di akhir sesi tersebut, setiap peserta Mabit melakukan penilaian diri dan penilaian terhadap teman, dengan catatan tidak boleh marah kala melihat catatan teman terhadap diri tidak sesuai harapan. Tujuannya untuk meningkatkan potensi yang belum tergali, memperbaiki kekurangan diri yang tak disadari, dan memotivasi diri.
“Aku suka dengan kegiatan begini. Aku terinspirasi untuk mewujudkan harapanku,“ kesan Adly kelas VI A usai mengikuti serangkaian acara Mabit malam itu
Semoga melalui kegiatan Mabit tersebut, dapat memupuk kadar keimanan dan ketakwaan serta makin semangat “Berlomba dalam Kebaikan”. Aamiin. NS