Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya
Login | Hubungi kami (031) 8299094

Pengenalan Lingkungan Sekolah ala SD Al Hikmah Surabaya

08 August 2016 08:55:48, by Administrator

Selepas libur kenaikan kelas dan Idul Fitri, seluruh siswa kembali ke sekolah untuk menyambut tahun pelajaran baru

Selepas libur kenaikan kelas dan Idul Fitri, seluruh siswa kembali ke sekolah untuk menyambut tahun pelajaran baru. Tentu saja ini menjadi hari yang istimewa bagi siswa kelas 1 SD. Sebelumnya mereka mengenakan seragam yang berbeda dari berbagai sekolah TK, kini mereka mempunyai seragam yang sama, yakni seragam putih merah. Berbagai rasa pun menyelimuti mereka di hari pertama sekolah.

Di awal tahun pelajaran, setiap sekolah menyelenggarakan MOS (Masa Orientasi Siswa) atau sekarang dikenal sebagai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa baru. Masa pengenalan lingkungan sekolah di SD Al Hikmah berlangsung selama dua minggu, dimulai pukul 07.10 berakhir pukul 12.00. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, serta menciptakan rasa aman dan nyaman kepada siswa, sehingga diharapkan nantinya mereka siap belajar di SD Al Hikmah hingga sore hari.

Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dikemas melalui berbagai permainan yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar ruangan. Permainan tersebut bertujuan mengasah rasa percaya diri, kemandirian siswa, serta potensi diri mereka seperti kemampuan motorik halus dan kasar, kognitif, serta kerjasama tim. Beberapa permainan tersebut diantaranya meronce, menggambar dengan tepung, estafet bola, bermain warna, bermain dalam kolam, serta puzzle besar. Selain itu anak-anak dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan berkenalan dengan staff dan guru-guru yang ada di SD Al Hikmah. Kegiatan ini dinamakan kereta-keretaan.

Setiap pagi sebelum memasuki kelas, siswa-siswa mengikuti senam ceria khas anak kelas 1 di lapangan untuk menambah semangat mereka. Pada hari terakhir masa pengenalan lingkungan sekolah diisi dengan kegiatan mini outbond dan diakhiri dengan cap tiga jari di selembar kain serta melempar si “kuprit” alias gambar anak menangis untuk menguatkan mereka bahwa anak SD tidak akan menangis di sekolah. Tak lupa sebelum pulang, mereka membawa mahkota bertuliskan “Aku Siap Pulang Sore” yang mereka buat dan hias sendiri, sebagai bentuk ikrar bahwa mereka siap pulang sore. Dengan diadakannya masa pengenalan lingkungan sekolah ini, seluruh siswa kelas 1 tidak ada yang “mogok” dan siap pulang sore.

Berita Terkait
Link Terkait