Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya
Login | Hubungi kami (031) 8299094

SAYURAN, BAGIAN HIDUPKU

08 February 2017 13:50:51, by Administrator

Tak semua orang menyukai sayuran dan tak semua sayuran disukai orang. Namun, sayuran adalah kebutuhan untuk kesehatan tubuh setiap orang. Telah diketahui bahwa lebih dari empat ribu unsur dalam sayuran berfungsi sebagai antioksidan. Sebab itu, sayuran har

Tak semua orang menyukai sayuran dan tak semua sayuran disukai orang. Namun, sayuran adalah kebutuhan untuk kesehatan tubuh setiap orang. Telah diketahui bahwa lebih dari empat ribu unsur dalam sayuran berfungsi sebagai antioksidan. Sebab itu, sayuran harus sering dikonsumsi agar badan tetap terjaga kesehatannya.


Hari Jumat, 3 Januari 2017. Murid- murid kelas VI SD Al Hikmah Full Day School Surabaya sibuk berkegiatan memasak sayuran. Dengan persiapan yang matang, sejumah 183 murid putra-putri kelas VI itu membawa semua keperluan dan bahan yang dibutuhkan untuk kebutuhan life skill tersebut. Persiapan di sekolah mulai pukul 10.00 setelah istirahat pertama. Mereka mulai mengupas dan memotong sayuran serta meracik bumbu. Setelah itu, mereka bersih-bersih kelas karena harus sholat jumat dan makan siang terlebih dahulu sebelum memasak.

Aneka sup, lalapan, sayuran berbumbu pecel dan ada yang berbumbu gado-gado mereka buat sendiri usai sholat Jumat. Namun, sebelumnya, guru-guru memberikan penjelasan tentang teknik memasak sayuran agar kandungan gizinya tidak berkurang saat dikonsumsi.

Dalam kegiatan langka itu, mereka juga memasak lauk-pauk secara sederhana. Ada yang menggoreng tahu, tempe, telur, sosis, bola-bola tahu telur, ayam, nugget, dll. Suasana lapangan tempat berkumpulnya chef kecil dadakan itu lumayan panas. Meski demikian, tampak sekali kesungguhan generasi masa depan itu menjalankan amanahnya. Ketika ada guru putri yang mencoba menawarkan bantuan untuk salah satu kelompok kelas VI A, mereka dengan santun menolaknya dengan jawaban yang cukup menakjubkan, “Terima kasih, Ustazah. Biar kami sendiri yang mencobanya. Ini kami masih menunggu teman kami mengambil minyak.”

Menjelang ashar, mereka baru dapat menikmati hasil masakannya. Hebatnya, dari sekian masakan yang diolah dan disajikan oleh tangan-tangan kecil itu, semuanya tak kalah lezat dengan masakan ibu-ibu yang bertangan matic dan ahli dalam hal kuliner. Demikian simpulan salah satu guru kelas VI yang juga sebagai anggota tim uji rasa,, Ustazah Dewi Mustikawati.

Semoga sedikit pengalaman itu menjadi langkah awal menuju sehat seterusnya dan mandiri sepanjang hayat. Aamiin. -NM-

Berita Terkait
Link Terkait