Senyum Ceria Berwisata di Surabaya Zoo
Kamis pagi yang cukup cerah bertepatan dengan tanggal 16 Maret 2017, siswa-siswi kelas 2 SD Al Hikmah Surabaya mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS)
Kamis pagi yang cukup cerah bertepatan dengan tanggal 16 Maret 2017, siswa-siswi kelas 2 SD Al Hikmah Surabaya mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Diawali dengan berbaris di halaman paving sekolah dan berdoa bersama sebelum acara dimulai. Senyum ceria tampak menghiasi setiap wajah bocah-bocah kelas 2 itu. Namun di barisan siswa kelas 2 C, ada sosok bocah lelaki yang tampak sayu tatapan matanya. Dari kejauhan sang bunda tak henti memandangnya dan meminta bantuan seorang ustadzah untuk merayu agar tidak ikut karena baru sembuh dari sakit. Dengan air mata berderai bocah itu memohon untuk tetap diperkenankan mengikuti kunjungan ke KBS. Akhirnya sang bunda dan ustadzah pun mengizinkannya.
Usai berdoa dan sedikit tausiah agar tetap menjaga diri, hati-hati, dan membuang sampah pada tempatnya, para siswa pun berangkat beriringan menuju bis yang sudah berjajar rapi. Keceriaan tetap berlanjut dalam bis dengan berbagi makanan kecil dan bernyayi bersama hingga sampailah bis di halaman KBS.
Sebelum masuk ke lokasi para siswa foto bersama per kelas di depan patung sura dan buaya yang menjadi ikon kota Surabaya. Dengan gelang ditangan, mereka pun masuk ke lokasi. Karena jumlah siswa yang terlalu banyak, akhirnya di bagi menjadi 2. Untuk kelas 2 A, B dan C menyusuri Kebun Binatang melalui jalur kiri terlebih dahulu. Sedangkan untuk kelas 2D, E, dan F menyusuri melalui jalur kanan.
Aneka jenis satwa yang ada di Kebun Binatang menimbulkan kekaguman pada diri siswa. Ustadzah pun menguatkan sisi keimanan para siswa atas betapa besarnya karunia Allah SWT kepada manusia. Allah yang Maha Mencipta. Aneka rupa ciptaan Allah. Hanya Allah yang Maha Besar. Allahu Akbar. Hanya Allah yang pantas disembah dan dipuja. Sebagai manusia kita wajib mensyukuri dan menjagi semua karunia yang telah diberikan. Diantaranya memberi makan hewan-hewan peliharaan. Tidak membiarkan mereka mati kelaparan.
Setelah puas berkeliling, semua berhenti di tempat yang telah sepakati sebelumnya, yaitu pendopo. Setelah melepas lelah dan makan siang, akhirnya menuju bis untuk kembali ke sekolah.
Usailah cerita perjalanan ini. (SW)
